REFERENCES
Agustian, B., Masimin, M., & Azmeri, A. (2018). Studi Erosi Dan Sedimentasi Pada Sub-Das Krueng
Keureuto Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 1(1), 142–
150. https://doi.org/10.24815/jarsp.v1i1.10363
Apzani, W., Haryantini, B. A., Sunantra, I. M., Wardana, A. W., Arifin, Z., Baharuddin, & Zainab, S.
(2023). Gulma Eceng Gondok (Eichorrnia Crassipes) Sebagai Pupuk Organik Fermentasi
Trichoderma Spp. Pada Tanaman Padi Di Kelurahan Prapen Kecamatan Praya Kabupaten
Lombok Tengah. Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 23–29.
https://doi.org/10.59896/amal.v1i2.33
Arsyad, S. (2012). Konservasi Tanah dan Air. Indonesia: Bogor Agricultural Institute.
Asdak, C. (2010). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. UGM PRESS
Auliyani, D. & Wijaya, W. W. (2017). Perbandingan Prediksi Hasil Sedimen Menggunakan
Pendekatan Model Universal Soil Loss Equation Dengan Pengukuran Langsung. Jurnal
Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Journal of Watershed Management Research),
1(1), 61-71. DOI:10.20886/jppdas.2017.1.1.61-71
BPT 1985. Tabel nilai erodibilitas tanah [Table of soil erodibility factor]. Bogor. Balai Penelitian
Tanah. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pengairan.
Diwandono, R. P., Yasa, I. W., & Saadi, Y. (2024). Analysis of Erosion and Sedimentation Rates on
the Service Life of Telaga Lebur Dam. RESEARCH REVIEW International Journal of
Multidisciplinary, 9(6), 267–278. https://doi.org/10.31305/rrijm.2024.v09.n06.033
Hardiyatmo, C. (2006). Penanganan Tanah Longsor dan Erosi. Yogyakarta : UGM PRESS.
Ikawati, N., Legono, D., & Yulistiyanto, B. (2019) Prediksi Umur Waduk Logung Berdasarkan Erosi
Lahan dan Hasil Sedimen. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil, 187-194.
Kironoto, B. A., Yulistiyanto, B., & Olii, M. R. (2021). Erosi dan Konservasi Lahan. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press.
Miftayugi, D. S., Siwu, W. P., & Wulandari, D. A. (2022). Estimasi Sedimentasi Waduk Berdasarkan
Erosi Lahan Studi Kasus Bendungan Batujai. Jurnal Media Bina Ilmiah, 16(6) 6873-6882.
Nugraheni, A. & Sobriyah. (2013). Perbandingan Hasil Prediksi Laju Erosi dengan Metode USLE,
MUSLE, RUSLE di DAS Keduang. e-Journal MATRIKS Tek. Sipil, 318-325.
Palupi, G. A., Sholichin, M., &Sisinggih, D. (2023). Analisa Erosi dan Sedimentasi Pada Sub-DAS
Krueng Keureuto Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Rekayasa Sipil dan Perencanaan, 1(1) 142-
150.
Park, Y. S., Kim, J., Kim, N. W., Kim, S. J., Jeon, J. H., Engel, B. A., Jang, W., & Lim, K. J. (2010).
Development of new R, C and SDR modules for the SATEEC GIS system. Computers and
Geosciences, 36(6), 726–734. https://doi.org/10.1016/j.cageo.2009.11.005
Putra, D. S., Siwu, W. P., & Wulandari, D. A. (2019). Pengaruh Sedimentasi Terhadap Fungsi
Waduk Karian. Jurnal Teknisia, 24(2), 108–116.
Rampu, J. R. K., Sukmono, A., & Bashit, N. (2021). Analisis Laju Erosi Daerah Aliran Sungai Cacaban
Menggunakan Sistem Informasi Geografis Pada Periode 2013-2022. Jurnal Geodesi Undip
Vol 6, 1-10.
Rastanto, R. N. A., sisinggih, D., & Hendrawan, A. P. (2022). Analisis Laju Erosi dan Arahan
Konservasi Lahan Menggunakan Aplikasi ArcMap Pada DAS Pekalen Hulu Kabupaten
Probolinggo Jawa Timur. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(1) 367-380.